1000 Paket Beras Untuk Dampak COVID-19

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

LAZIS Sabilillah membagikan 1000 paket beras 5 kg kepada masyarakat miskin yang terdampak akibat situasi pandemi virus corona khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Malang. Pelaksanaan distribusi beras kepada masyarakat dilakukan sejak awal bulan April 2019 hingga akhir bulan. Sasaran utama distribusi ini adalah di wilayah kelurahan terdekat dari masjid Sabilillah yakni Kelurahan Blimbing, Pandanwangi, Purwodadi, Tunjungsekar, Mojolangu, dan beberapa wilayah di Kabupaten Malang. Seperti yang di sampaikan Moh Sholeh, sekretaris LAZIS bahwa kami sebagai lembaga sosial yakni Lembaga Amil Zakat yang tentunya memiliki tugas membantu pemerintah dalam penanggulangan masalahmasalah kemiskinan khususnya di kota dan kabupaten Malang.

Lebih lanjut di katakan bahwa saat ini dalam situasi pandemi yang paling tidak di untungkan adalah orang – orang kecil atau orang miskin mereka tidak bisa bekerja dengan tenang, terkurangi pendapatannya bahkan tidak bisa bekerja atau tak ada pendapatan sama sekali, untuk itu kami LAZIS Sabilillah berupaya meringankan beban mereka dengan bantuanbantuan yang ada. Sasaran penerima, dalam hal penunjukan masyarakat penerima bantuan beras ini, LAZIS berkordinasi kepada Lurah dan tokoh masyarakat seperti RT atau RW setempat agar tidak terjadi penumpukan dengan bantuan-bantuan lain yang masuk pada wilayah tersebut. Mekanisme pendistribusiannya pun berbeda wilayah satu dengan yang lain sebagian ada yang melalui surat undangan yang di beri waktu berbeda, sebagian lagi memilih mengantarkan satu persatu target distribusi dari rumah ke rumah, ini di lakukan semata untuk tetap menjaga himbauan pemerintah untuk mengurangi berkumpul banyak orang.

Seperti yang dilakukan tim LAZIS di wilayah kabupaten yakni wilayah Dusun Slamet Tumpang, Dusun glongsor Jabung setelah berkordinasi dengan tokoh setempat tim memilih mendatangi satu persatu target bantuan , sekaligus melihat kondisi masyarakat dan bisa komunikasi langsung keluhan keluhan atas dampak pandemi yang ada. Sesungguhnya masyarakat di wilayah kabupaten terutama di desa-desa situasi pandemi dampak COVID-19 tidak begitu terasa seperti di perkotaan, mereka tetap berkumpul seperti biasanya tanpa ada kesiapan yang di siapkan seperti tempat cuci tangan, disinfektan, hand sanitizer, masker dan lain lain, lebih lagi seperti physical distancing atau jaga jarak dan pembatasan hampir tidak ada di wilayah Kabupaten Malang terutama di desa-desa.

1000 paket adalah jumlah yang sangat minim dibanding dengan jumlah masyarakat yang terdampak akibat situasi pandemi yang diberlakukan oleh pemerintah namun ini adalah sebuah bentuk kepedulian dari para donatur lewat LAZIS Sabilillah sesuai kemampuan yang ada. “ Namun kami masih tetap menyiapkan program-program lanjut dalam rangka penanganan dampak COVID jika situasi ini masih terus berlanjut” ucap Moch Sholeh (Sekretaris LAZIS). Lebih lagi saat ini kita akan masuk pada bulan Ramadhan 1441 semoga para muzaki juga bisa membayar zakat fitrahnya lebih awal hingga kami bisa mendistribusikan juga lebih awal, karena seperti biasanya muzaki lebih suka menyalurkan zakatnya pada minggu-minggu terahir bahkan H-1 yang hal tersebut akan sedikit menyulitkan bagian pendistribusian. (Red)

Leave a Replay